Jumat, 27 November 2015

Manusia

DUA sosok dalam SATU jiwa...

Iblis dan malaikat tak teraba oleh tangan namun selalu mengalir di setiap nadi darah...
Aku berasal dari ketiadaan dan berakhir pula dengan ketiadaan,yang mencoba menikmati indah nya dunia bagai sang iblis yang tak pernah merasa puas,serakah...
Di jiwa kutemui pula sosok yg penuh kebaikan,cinta dan kasih sayang yang selalu berserah kepada Tuhannya,merintih meminta kasih-Nya...

Manusia... Dua sosok Satu jiwa penuh luka,hina yg mencoba berbahagia..

Sabtu, 08 Maret 2014

KAMU

Kadang kufikir ini benar membiarkan apa yang ada di rasaku terus berkembang tanpa kufikir apa kesalahannya yang kuanggap inilah Indahnya rasa yang tak pernah kupertanyakan tentang esensi dari rasa itu sendiri,ya apa lagi itu adalah tentangmu... Semuanya terlalu indah membuaiku dalam khayal... iya aku yakin akan itu aku kadang tak terlalu mampu untuk menjauh dari indahnya dirimu yang sepertinya terus membayang yang tak pernah aku coba ingkari... haaa sudahlah ini terlalu bodoh untuk kuselami lagi.. Aku mungkin sedang berada dalam rasa yang membingungkan.. Entahlah aku tak ingin memberi taumu. Biar kusimpan untuk selamanya.

Jumat, 28 Februari 2014

Ketika Semua Bermain dalam ANGAN.....

Hari ini ketika kuperlihatkan tangisku disandaranmu tak terasa pejaman mataku mengingat semuanya terlalu dalam hingga akupun sendiri terdiam membisu,apakah ini Angan yang selalu tersembunyi dalam sajak kalimat aakah ini yang selalu dikatakan bahagia,namun semua terdiam menikmati kebisuan yang tercipta diantara kita,entahlah ini kita atau aku saja, bagaikan menyelipkan pedang dibalik selipan hati yang memarnya belum tersembuhkan dari luka kemarin,ingin kuluapkan semuanya dalam dendam amarah yang menyatu dengan egoku, namun dari sisi kananku memberi tau tak ada yang lebih dari sekedar mengikhlaskan dan mengatakan aku baik-baik saja. Ini semua belajar tentang luka, ini semua belajar tentang rasa yang harus selalu terpahami walau tak begitu jelas walau itu tenang namun disatu sisi ada sosok yang ingin menghujam semua keegoisannya dengan kalimat yang bertubi-tubi,entah.....

Disandaran itu ia selalu bertanya apa yang diiinginkannya, dan sekita sebuah titik cerah mengatakan "Terbanglah bersama ANGAN dan engkau akan menemui yang ter-Kasih tanpa satu bebanpun yang kau rasa ataupun tanpa logika yang harus mengajar..."